Rumah Mbah Maridjan Hancur, Mayat Bergelimpangan
Enam jam setelah gunung Merapi mengeluarkan wedus ghembel, lokasi di sekitar kediaman Mbah Maridjan di dusun Kinah Rejo, yang berjarak hanya tiga kilometer dari puncak gunung Merapi berubah mencekam. Mayat-mayat korban keganasan wedhus ghembel terlihat bergelimpangan di jalanan, halaman rumah hingga teras rumah juru kunci tersebut.
Hal tersebut diketahui saat belasan tim sukarelawan gabungan dari Kepolisian serta tim evakuasi menyisir wilayah tersebut sekitar pukul 22.00 WIB malam ini. Kondisi mayat-mayat tersebut sangat mengenaskan lantaran terpanggang habis wedhus ghembel yang melumat kawasan tersebut.
Kunto, salah seorang anggota tim sukarelawan menceritakan, kondisi wilayah tersebut hingga saat ini masih terasa sangat mencekam. Selain gelap gulita lantaran tidak ada sumber cahaya, hawa panas juga masih terasa. Baik itu udaranya, pasir dan debu vulkanik yang menutupi tanah dan pepohonan hingga panas dari sumber gunung Merapi sendiri yang jaraknya hanya tiga kilometer.
"Suasana sangat gelap dan sangat panas. Kami di rumah kediaman Mbah Maridjan temukan empat jenazah. Memang, sejak sekitar pukul sepuluh malam tadi kami masuk, ada sekitar 15 jenazah yang bergelimpangan di sekitar rumah Mbah Maridjan," ujar Kunto, relawan di puncak Merapi.
Hal tersebut diketahui saat belasan tim sukarelawan gabungan dari Kepolisian serta tim evakuasi menyisir wilayah tersebut sekitar pukul 22.00 WIB malam ini. Kondisi mayat-mayat tersebut sangat mengenaskan lantaran terpanggang habis wedhus ghembel yang melumat kawasan tersebut.
Kunto, salah seorang anggota tim sukarelawan menceritakan, kondisi wilayah tersebut hingga saat ini masih terasa sangat mencekam. Selain gelap gulita lantaran tidak ada sumber cahaya, hawa panas juga masih terasa. Baik itu udaranya, pasir dan debu vulkanik yang menutupi tanah dan pepohonan hingga panas dari sumber gunung Merapi sendiri yang jaraknya hanya tiga kilometer.
"Suasana sangat gelap dan sangat panas. Kami di rumah kediaman Mbah Maridjan temukan empat jenazah. Memang, sejak sekitar pukul sepuluh malam tadi kami masuk, ada sekitar 15 jenazah yang bergelimpangan di sekitar rumah Mbah Maridjan," ujar Kunto, relawan di puncak Merapi.
0 komentar:
Post a Comment