Facebook "Bajak" Karyawan Google

Perang baru dimulai di dunia maya. Kini, dua perusahaan raksasa, Google dan Facebook, kini saling berperang mulai dari konten yang ditawarkan hingga perebutan karyawan yang dianggap handal.

Seorang pekerja Google yang mengembangkan Google Maps dan Google Wave di Australia, Lars Rasmussen, mundur dan bergabung dengan Facebook. Tak berapa lama kemudian karyawan pertama Google di Australia bernama Kate Vale melakukan hal yang sama dan memberikan indikasi akan bergabung dengan situs pertemanan sosial paling populer di jagad maya itu.

Pertarungan antara Google dan Facebook ini berada di jajaran untuk merekrut orang-orang paling hebat dari perusahaan kompetitor. Beberapa waktu terakhir, banyak karyawan Google yang hengkang dan memiliki bekerja di Facebook atau sekitar 20 persen dari 2.000 karyawannya pernah bekerja di perusahaan yang awalnya bergerak di mesin pencari itu.

Beberapa di antaranya adalah CEO teknologi Facebook Bret Taylor, manajer platform Carl Sjogreen, CEO untuk bagian operasi Sheryl Sandberg. Rasmussen mengatakan ia bergabung ke Facebook setelah ia mendapat tawaran langsung dari pendiri sekaligus CEO Facebook,Mark Zuckerberg.

Rasmussen dikabarkan kecewa setelah Google menutup proyeknya Google Wave dan inilah alasan mengapa ia memutuskan mundur dari Google. "Saya rasa Google sudah menjadi korporasi selama beberapa tahun. Ketika pertama kali saya dan Lars memulai (Google) masih sebuah perusahaan kecil dan segalanya bisa selesai dengan mudah namun mereka berubah saat makin berkembang," kata Vale.

0 komentar:

Post a Comment