2010; Tahun Buruk Symbian, Kejayaan Android

Kejayaan Symbian sebagai sistem operasi ponsel semakin tergerus tiap tahunnya, bahkan di tahun 2010 ini sejumlah penurunan pangsa pasar kembali dialami oleh Symbian. Padahal, Symbian boleh dikatakan memimpin dalam mengembangkan OS untuk perangkat genggam.

Tidak hanya di dunia, Asia pun yang disebut-sebut sebagai basis pengguna Symbian terbesarnya setelah Eropa, turut mengalami penurunan yang tidak sedikit. Salah satu perusahaan riset GFK menyebutkan, di tahun 2010 nama besar Symbian meredup karena pamor Android yang kian menjulang tinggi.

Menurut GFK, separuh smartphone di Asia dikuasai oleh Android. Padahal jumlah smartphone di Asia terus mengalami peningkatan selama kurun waktu 12 bulan ini. Jumlah smartphone yang beredar mencapai lebih dari 4,7 unit. Ini artinya terjadi peningkatan 270 persen jika dibandingkan kuartal keempat di tahun lalu.

Di kawasan Asia Tenggara bagaimanapun, Symbian telah menguasai pasar OS smartphone dan terus memimpin meski perusahaan mengalami penurunan jumlah penjualan secara bertahap. Sejak awal tahun, Android, RIM dan OS iPhone telah menikmati keuntungan di segmen smartphone dengan mengorbankan Symbian OS.

Sedangkan di Indonesia, Symbian memang masih menjelma menjadi OS yang mempunyai nama besar, ini tak terlepas dari branding Nokia yang begitu menancap di hati konsumen di Indonesia. Nokia yang tidak bisa dilepaskan dari Symbian memang masih menjadi ponsel populer, walaupun tidak ada jumlah unit pasti yang dikemukan.

Tahun buruk Symbian di Indonesia sebetulnya bisa terendus sejak awal tahun ini, pasalnya sejumlah vendor ponsel baik yang masih malu-malu ataupun yang sudah terang-terangan menyatakan tidak terlalu fokus menghadirkan ponsel berbasis Symbian.

Sony Ericsson, Samsung, bahkan LG dengan terang-terangan mulai akhir tahun 2009 sudah menyatakan minatnya menghadirkan ponsel berbasis Symbian di Indonesia agak sedikit berkurang. Alhasil, selama tahun 2010 tidak ada satupun merek ponsel, selain Nokia yang merilis ponsel Symbian.

Padahal, perkembangan ponsel di tanah air sedang melaju ke arah yang bagus. Dari sebuah survei, saat ini jumlah ponsel mencapai sekira 5 miliar atau 70 persen dari penduduk dunia.

Menurut Andy Zain dari MobileMonday Indonesia. Di Indonesia, hampir sekira 45 juta ponsel baru dipasarkan setiap tahunnya.

Symbian di Indonesia sendiri kembali terdengar namanya, setelah Nokia menghadirkan sejumlah ponsel berbasi Symbian versi terbaru, yaitu Symbian^3. Tidak tanggung-tanggung sebanyak 3 seri ponsel baru di kuartal akhir ini, mulai dari N8, C7 hingga E7.

Namun sayangnya, semuanya belum menujukkan tajinya di tahun ini. Ini dikarenakan, ketiga ponsel tersebut dihadirkan di akhir tahun.

0 komentar:

Post a Comment