Festival Film Indonesia 2010 kembali menjadi sorotan

Pembacaan nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2010 yang seharusnya diumumkan pada Sabtu lalu di Batam diputuskan untuk diundur. Sebelumnya, komite seleksi juga melakukan kesalahan karena hanya menetapkan delapan film yang lolos dalam seleksi.

Melihat banyaknya masalah yang timbul dalam penyelenggaraan ajang film nasional tahun ini, aktor senior Slamet Rahardjo ikut angkat bicara.

"Kacau balau. Saya baru pulang dari Amerika, saya dengar kabar, wah kacau. Sudah capek-capek bikin di Batam, nggak jadi," kata Slamet saat ditemui di Mesjid At-Tien, Jakarta Timur.
Sebagai aktor senior, Slamet mengaku miris melihat festival film selalu bermasalah dalam setiap penyelenggaraannya. Slamet menambahkan kekacauan ini seharusnya tidak terjadi lagi karena FFI merupakan ajang tahunan yang sudah berkali-kali diselenggarakan.
"Buat saya begini, kalau juri tugasnya menilai, maka jangan lupa kita bisa menilai juga. Jadi fair-fair saja," ujarnya.
Dalam FFI tahun ini, dua film yang dibintangi aktor ini menjadi sorotan. Yang pertama film berjudul 'Alangkah Lucunya Negeri Ini' dan yang kedua 'Sang Pencerah' yang masih diperdebatkan untuk lolos masuk nominasi di ajang ini.
"Mudah-mudahan semua lahir dari ketulusan hati dan bukan dari sebuah rekayasa yang nggak jelas," ujar Aktor Terbaik dalam film 'Badai Pasti Berlalu' FFI 1977 ini.

0 komentar:

Post a Comment