Kacaunya manajemen Bandara Internasional Heathrow
CEO Heathrow Colin Matthews terpaksa menolak bonus enam digitnya karena banyak yang mengklaim dirinya gagal. Antara lain, tak membeli cukup banyak mesin pencair es dan menyebabkan ribuan penerbangan ditunda atau dibatalkan. Dengan kata lain, ia mengacaukan rencana liburan Natal ratusan ribu calon penumpang.
Bandara tersibuk di dunia itu terus mendapat kritikan dari pemudik Inggris yang terpaksa menghabiskan malam tidur di lantai bandara yang dingin. Tak hanya penumpang, pihak maskapai juga menyampaikan kekecewaan mendalam karena kerugian yang harus mereka tanggung.
“Matthews memang tak seharusnya menerima bonus setelah merusak merek global Inggris. Bandara bergengsi ini bisa ditertawakan oleh seluruh Eropa,” ujar Lord Jones dari Birmingham. Apalagi, perusahaan Matthews, BAA, menolak tawaran bantuan dari militer untuk mengamankan landasan pacu.
Salju dan es menyebabkan sepertiga penerbangan reguler bandara ini terpaksa tidak terbang atau grounded. Penumpang diminta tidak memenuhi Terminal 1 dan 3 karena kondisinya sudah sangat padat. PM Inggris David Cameron mengaku dirinya frustasi mendengar kekacauan di bandara sekelas Heathrow.
Bandara tersibuk di dunia itu terus mendapat kritikan dari pemudik Inggris yang terpaksa menghabiskan malam tidur di lantai bandara yang dingin. Tak hanya penumpang, pihak maskapai juga menyampaikan kekecewaan mendalam karena kerugian yang harus mereka tanggung.
“Matthews memang tak seharusnya menerima bonus setelah merusak merek global Inggris. Bandara bergengsi ini bisa ditertawakan oleh seluruh Eropa,” ujar Lord Jones dari Birmingham. Apalagi, perusahaan Matthews, BAA, menolak tawaran bantuan dari militer untuk mengamankan landasan pacu.
Salju dan es menyebabkan sepertiga penerbangan reguler bandara ini terpaksa tidak terbang atau grounded. Penumpang diminta tidak memenuhi Terminal 1 dan 3 karena kondisinya sudah sangat padat. PM Inggris David Cameron mengaku dirinya frustasi mendengar kekacauan di bandara sekelas Heathrow.
0 komentar:
Post a Comment