Bursa saham dunia diterjang Tsunami.
da perdagangan Jumat (11/3). Hal ini dipicu jatuhnya saham asuransi setelah gempa bumi berkekuatan 8,9 SR di Jepang yang memicu stunami setinggi 10 meter.
Saham Swiss Reasuransi Co dan Munich Re sebagai perusahaan reasuransi terbesar di dunia turun 3,5%. Indeks FTSE turun 0,5% menjadi 276,44 di London. Pada pekan ini indeks menjadi tertekan hingga 1,9% setelah jatuh selama tiga hari perdagangan.
Saham Swiss Re, perusahaan reasuransi terbesar kedua di dunia turun 4,6%. Munich Re turun 3,9%. Penurunan saham asuransi ini rata-rata turun 2,5% dan terdalam sejak November tahun lalu.
"Risiko investor mulai memburuk. Ada sejujmlah faktor yang membuat kita berhati-hati dalam jangka pendek. Kami menyarankan untuk mengambil sedikit keuntungan," kata Graham Secker, kepala strategi ekuitas Eropa di Morgan Stanley di London seperti dikutip dari finance.yahoo.com.
Brenchmark indeks MSCI Asia Pacitif turun 0,1% setelah gempa Jepang terjadi di lepas pantai Utara Jepang. Reruntuhan bangunan terjadi di sudut-sudut kota Tokyo. Air bandang akibat tsunami sudah menggenangi kota-kota di utara ibukota Jepang itu.
Sedangkan di China terjadi inflasi dan produksi industri melebihi perkiraan pada bulan Februari. Hal ini memberi sinyal pengetatan moneter di negara tersebut.
Saham Swiss Reasuransi Co dan Munich Re sebagai perusahaan reasuransi terbesar di dunia turun 3,5%. Indeks FTSE turun 0,5% menjadi 276,44 di London. Pada pekan ini indeks menjadi tertekan hingga 1,9% setelah jatuh selama tiga hari perdagangan.
Saham Swiss Re, perusahaan reasuransi terbesar kedua di dunia turun 4,6%. Munich Re turun 3,9%. Penurunan saham asuransi ini rata-rata turun 2,5% dan terdalam sejak November tahun lalu.
"Risiko investor mulai memburuk. Ada sejujmlah faktor yang membuat kita berhati-hati dalam jangka pendek. Kami menyarankan untuk mengambil sedikit keuntungan," kata Graham Secker, kepala strategi ekuitas Eropa di Morgan Stanley di London seperti dikutip dari finance.yahoo.com.
Brenchmark indeks MSCI Asia Pacitif turun 0,1% setelah gempa Jepang terjadi di lepas pantai Utara Jepang. Reruntuhan bangunan terjadi di sudut-sudut kota Tokyo. Air bandang akibat tsunami sudah menggenangi kota-kota di utara ibukota Jepang itu.
Sedangkan di China terjadi inflasi dan produksi industri melebihi perkiraan pada bulan Februari. Hal ini memberi sinyal pengetatan moneter di negara tersebut.
0 komentar:
Post a Comment