LPI: Solo FC Imbang Lawan Cendrawasih.



 Pertandingan antara tuan rumah Solo FC melawan Cendrawasih Papua berakhir imbang 0-0. Namun demikian, tim Solo FC mengaku puas dengan hasil imbang tersebut.

Pelatih Solo FC Branko Babic menyebut hasil imbang patut disyukuri, sebab timnya harus bermain tanpa tiga pemain inti. "Dua pemain cedera dan satu pemain mendapat kartu merah di pertandingan sebelumnya," ucap Branko dalam jumpa wartawan seusai pertandingan di Stadion Manahan Solo, Sabtu (12/3) sore.

Karenanya, dia terpaksa menurunkan pemain muda yang miskin pengalaman bertanding. Pertandingan melawan Cendrawasih Papua disebutnya pertandingan yang berat tanpa dua striker asingnya, Zarko Lazatic dan Steven Racic.

Sementara pelatih Cendrawasih Papua Uwe Erkenbraucher dalam kesempatan yang sama menilai hasil imbang memang pantas didapat kedua tim. "Permainan kedua tim berimbang. Masing-masing punya beberapa peluang, tapi tidak menjadi gol," katanya.

Dia juga menyebut beberapa kali pemainnya seperti tertidur saat pertandingan karena membiarkan pemain Solo FC lolos dari penjagaan.

Dalam pertandingan, jarang terjadi serangan yang membahayakan gawang kedua tim. Cendrawasih Papua yang di babak pertama sesekali menyerang dan membuat peluang, di babak kedua cenderung bermain aman.

Sementara Solo FC berusaha mencetak gol, namun gagal karena kurang tenang dalam penyelesaian akhir dan penampilan kiper Cendrawasih, Dennis Rumanov yang cukup gemilang.

Dennis menggagalkan peluang Ricky Kristendi di menit ke-69. Ricky tinggal berhadapan dengan kiper, namun tendangan kerasnya berhasil diblok Dennis.

Branko menyebut pertandingan sore ini menjadi pembelajaran bagi para pemain muda Solo FC seperti Ricky
.

0 komentar:

Post a Comment