Cuaca Ekstrem Melanda Soloraya, Bengawan Solo Siaga.

Kondisi cuaca akhir-akhir ini yang tidak menentu membuat warga lebih waspada terhadap sungai terpanjang di pulau Jawa, Bengawan Solo. SAR Sukoharjo mulai mempersiapkan personel untuk menanggulangi jika banjir datang sewaktu-waktu.
Meskipun begitu, katanya, pihaknya fleksibel mengenai berapa personel yang akan diperbantukan, mengingat kondisi cuaca di Kabupaten Sukoharjo masih perlu diantisipasi.

"Mengingat kondisi cuaca di Sukoharjo akhir-akhir ini rawan banjir, akan tetapi masih bisa teratasi dengan koordinasi yang solid antara SAR kabupaten tetangga, seperti Klaten dan Karanganyar," katanya.

"Jadi mengenai kondisi Bengawan Solo sendiri, kami akan selalu berkoordinasi dengan SAR kabupaten tetangga mengenai ketinggian air sungai tersebut di masing-masing kabupaten," katanya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpolinmas Kabupaten Sukoharjo, Lasiman mengatakan, pihaknya siap kapan saja untuk membantu dalam penanganan masalah penanganan bencana alam, termasuk Gunung Merapi.

"Meskipun saat ini belum ada perintah resmi untuk bergabung dengan tim SAR lainnya di Gunung Merapi, akan tetapi SAR SUkoharjo sudah siap diperbantukan kapan saja.

Dia melanjutkan, mengenai jumlah personel yang akan diperbantukan, pihaknya fleksibel, alias tergantung kebutuhan.

"Kalau diperlukan seluruh anggota SAR untuk membantu, kami siap, akan tetapi apabila tidak perlu seluruhnya, juga tidak masalah," katanya.

0 komentar:

Post a Comment