Pemkot Surakarta Hapus Test Wawancara CPNS

Tidak seperti 2009 lalu, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan meniadakan tes wawancara pada seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010. "Setelah kami meminta pertimbangan pusat, maka wawancara ditiadakan. Ternyata jika ada tes wawancara maka diperlukan biaya-biaya khusus," papar Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta Budi Suharto, Senin (18/10).
Budi mengaku pada seleksi tahun lalu wawancara diadakan dimana pihak pemkot sendiri yang mewawancari calon-calon aparat negara yang telah lulus seleksi tertulis. Hanya saja untuk tahun ini, seleksi dilakukan semuanya dengan terpusat di provinsi. "Jadi kalau ada wawancara praktis kami harus mengeluarkan anggaran tersendiri," imbuhnya.
Selain meniadakan wawancara, dalam seleksi tahun ini Pemkot juga mengharuskan kepada pelamar untuk menyertakan sertifikat Test of English as a Foreign a Language (TOEFL). Hal ini tak terlepas dengan telah disepakatinya persyaratan itu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng selaku pihak penyelenggaran seleksi CPNS di daerah. "Nilainya kemungkinan sama dengan tahun lalu, minimal 420".
Meski sama, pemkot sendiri tidak membatasi masa berlaku seritifikat TOEFL tersebut. Dia hanya menggarisbawahi bahwa pelamar hanya diharuskan pernah mengikuti tes tersebut. "Nanti kan setelah diterima CPNS, kami akan melatih kembali yang salah satunya tentang kemampuan berbahasa Inggris ini," jelasnya.

0 komentar:

Post a Comment