2.364 Pelamar Gagal Jadi CPNS Kota Bekasi
Sedikitnya 2.364 peserta yang mendaftar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Bekasi gagal mengikuti tes. Mereka dianggap tidak memenuhi syarat.
Sebelumnya dari hasil pendaftaran CPNS yang tercatat ada 6.293 orang yang mendaftar. Namun hanya 3.929 calon saja yang lolos syarat administrasi.
Dibandingkan tahun lalu memang tahun ini jauh berkurang.
Jika tahun lalu yang mendaftar ada 11.200 orang dengan peserta tes 8.420, sementara yang dibutuhkan hanya 316 pegawai.
Sekretaris panitia CPNS Kota Bekasi Imanudin mengatakan, kouta CPNS tahun ini, Kota Bekasi hanya mendapat jatah sebanyak 203, yang terdiri dari 91 tenaga pendidikan, 61 tenaga kesehatan dan 51 tenaga strategis. ”Penurunan ini diakibatkan adanya pendaftaran CPNS yang sama, seperti di wilayah DKI dan Jawa Barat,” jelasnya.
Rencananya, kata Iman, tanggal 20 hingga 24 Noepember panitia akan melakukan validasi data peserta. Hal ini diakibatkan, ditemukan sebanyak 191 orang datan ?����ya tidakap atau salah dalam pengisian kolom pendaftaran.
”Kesalahan dalam pengisian kolom di internet kebanyakan salah memilih formasi pekerjaan, pengisian nomor KTP tidak lengkap, sampai ada yang salah mengisi jenis kelamin,” ujar Imanudin.
Bagi peserta tes yang sudah dinyatakan memenuhi syarat bisa mengunggah formulir yang disediakan oleh panitia, yang terdiri dari nomer registrasi ujian dan lokasi ujian. Untuk tes akademik sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 5 Desember.
Sebelumnya dari hasil pendaftaran CPNS yang tercatat ada 6.293 orang yang mendaftar. Namun hanya 3.929 calon saja yang lolos syarat administrasi.
Dibandingkan tahun lalu memang tahun ini jauh berkurang.
Jika tahun lalu yang mendaftar ada 11.200 orang dengan peserta tes 8.420, sementara yang dibutuhkan hanya 316 pegawai.
Sekretaris panitia CPNS Kota Bekasi Imanudin mengatakan, kouta CPNS tahun ini, Kota Bekasi hanya mendapat jatah sebanyak 203, yang terdiri dari 91 tenaga pendidikan, 61 tenaga kesehatan dan 51 tenaga strategis. ”Penurunan ini diakibatkan adanya pendaftaran CPNS yang sama, seperti di wilayah DKI dan Jawa Barat,” jelasnya.
Rencananya, kata Iman, tanggal 20 hingga 24 Noepember panitia akan melakukan validasi data peserta. Hal ini diakibatkan, ditemukan sebanyak 191 orang datan ?����ya tidakap atau salah dalam pengisian kolom pendaftaran.
”Kesalahan dalam pengisian kolom di internet kebanyakan salah memilih formasi pekerjaan, pengisian nomor KTP tidak lengkap, sampai ada yang salah mengisi jenis kelamin,” ujar Imanudin.
Bagi peserta tes yang sudah dinyatakan memenuhi syarat bisa mengunggah formulir yang disediakan oleh panitia, yang terdiri dari nomer registrasi ujian dan lokasi ujian. Untuk tes akademik sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 5 Desember.
0 komentar:
Post a Comment