CPNS Yogyakarta Harus Ber-IPK 3.00
Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Yogyakarta mulai dibuka hari ini. Jika tahun sebelumnya persyaratan pendaftar hanya memiliki IPK 2,75, maka kini persyaratan minimal akademis CPNS harus memiliki IPK 3.
“Kami naikkan IPKnya menjadi 3 karena peminatnya makin banyak,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta, Tri Widayanto kepada wartawan di lokasi pendaftaran di Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) Yogyakarta, Senin, (22/11). Tahun lalu, dengan formasi sekitar 351, pendaftar mencapai 10.500.
Meski nilai IPK nya dinaikkan menjadi 3, Tri yakin peminatnya tetap membludak. Dengan kebutuhan 88 lowongan CPNS untuk tahun ini, Tri memperkirakan akan ada 8000 pelamar yang akan mendaftar. “Ini berarti satu banding 100 untuk bisa menjadi CPNS,” kata Tri. Dia berharap peningkatan nilai akademik ini akan membuat pegawai negeri sipil di lingkungan Kota Yogkarta kian berkualitas.
Pendaftaran online rencananya akan ditutup pada Selasa (26/11) pada pukul 00.00 Wib. Sementara, pemberkasan bagi pendaftar yang sudah melakukan registrasi online dilakukan hari ini hingga hari Rabu (27/11). Rencananya, pelaksanaan tes tertulis seleksi CPNS untuk Propinsi DIY, kota dan kabupaten di propinsi ini dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 5 Desember mendatang.
Tri mengatakan lowongan yang dibutuhkan tahun antara lain tenaga kesehatan, teknisi, analis keuangan.
Mariana Yeni, seorang pendaftar mengaku mencoba menjajal tes CPNS karena jaminan hari tuanya lebih terjamin. “Karena masa depan terjamin itulah maka saya mendaftar siapa tahu diterima,” kata Mariana ketika ditemui tengah menyerahkan berkas.
Pembuat soal untuk pelaksanaan ujian CPNS tahun ini adalah Universitas Negeri Yogyakarta. Rektor UNY, Rochmat Wahab mengatakan, salah satu soal tes CPNS tahun ini mengenai karakteristik dan pemerintahan Kota Yogakarta. Dia menjamin soal CPNS
“Kami naikkan IPKnya menjadi 3 karena peminatnya makin banyak,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta, Tri Widayanto kepada wartawan di lokasi pendaftaran di Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) Yogyakarta, Senin, (22/11). Tahun lalu, dengan formasi sekitar 351, pendaftar mencapai 10.500.
Meski nilai IPK nya dinaikkan menjadi 3, Tri yakin peminatnya tetap membludak. Dengan kebutuhan 88 lowongan CPNS untuk tahun ini, Tri memperkirakan akan ada 8000 pelamar yang akan mendaftar. “Ini berarti satu banding 100 untuk bisa menjadi CPNS,” kata Tri. Dia berharap peningkatan nilai akademik ini akan membuat pegawai negeri sipil di lingkungan Kota Yogkarta kian berkualitas.
Pendaftaran online rencananya akan ditutup pada Selasa (26/11) pada pukul 00.00 Wib. Sementara, pemberkasan bagi pendaftar yang sudah melakukan registrasi online dilakukan hari ini hingga hari Rabu (27/11). Rencananya, pelaksanaan tes tertulis seleksi CPNS untuk Propinsi DIY, kota dan kabupaten di propinsi ini dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 5 Desember mendatang.
Tri mengatakan lowongan yang dibutuhkan tahun antara lain tenaga kesehatan, teknisi, analis keuangan.
Mariana Yeni, seorang pendaftar mengaku mencoba menjajal tes CPNS karena jaminan hari tuanya lebih terjamin. “Karena masa depan terjamin itulah maka saya mendaftar siapa tahu diterima,” kata Mariana ketika ditemui tengah menyerahkan berkas.
Pembuat soal untuk pelaksanaan ujian CPNS tahun ini adalah Universitas Negeri Yogyakarta. Rektor UNY, Rochmat Wahab mengatakan, salah satu soal tes CPNS tahun ini mengenai karakteristik dan pemerintahan Kota Yogakarta. Dia menjamin soal CPNS
0 komentar:
Post a Comment