Derby Machester Membara
Manchester bertabur bara panas menyambut pertarungan dua raksasa sepakbola yang berada di satu kota, di atas ranah Ratu Elisabeth. Derby Manchester, yang mempertemukan Manchester City dengan Manchester United, sudah memanas jauh sebelum tiket pertunjukan dijual. Sir Alex Ferguson mengatakan, City akan tampil dengan menggendong beban mental. Di kubu tuan rumah, Roberto Mancini optimis bakal membalas kekalahan musim lalu.
Pertarungan antara Manchester City dan Manchester United belakangan ini selalu penuh dengan persaingan tingkat tinggi, bahkan aura permusuhan tetap bertahan hingga menit akhir laga. Rivalitas tinggi masih terus terpelihara dari musim ke musim. Dengan hanya berjarak tiga poin di klasemen sementara Liga Premier, pertemuan kedua tim yang akan berpanggungkan di City of Manchester Stadium, Kamis (11/11) dinihari WIB, tentunya akan sangat menarik untuk disimak. Pertandingan ketat, banyak gol, keras, penuh drama, rasanya bakal menjadi menu utama dalam derby Manchester kali ini.
Kubu Manchester United akan bertandang dengan penuh percaya diri. Apalagi saat ini para iblis Manchester itu sedang dalam kondisi yang sangat stabil. Meski di awal musim, pertahanan mereka bolong-bolong, bahkan sebenarnya masih terjadi hingga sekarang, namun mereka tetap jadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang musim.
Sementara tuan rumah Manchester City cenderung fluktuatif. Untungnya, 'paruh' mereka sedang menghadap ke atas setelah kemenangan 2-0 atas West Brom mengembalikan mereka ke trek positif setelah dua kali kalah berturut-turut.
Manajer MU Sir Alex Ferguson mengatakan, City akan menanggung beban mental saat menjamu skuadnya dalam derby panas nanti. Pernyataan Ferguson itu berdasarkan aksi belanja jor-koran City untuk membeli pemain-pemain ternama, namun hingga sekarang klub tersebut belum juga memperoleh gelar.
"Kami tahu jenis pengeluaran uang mereka. City telah membeli pemain lagi lima atau enam di musim panas dan mereka akan terus melakukan itu sampai mereka meraih sesuatu gelar," ujar Ferguson.
Pria Skotlandia ini sadar, City akan berupaya mati-matian untuk mengalahkan MU dalam laga nanti. "Anda tahu akan menjadi seperti itu, dan Anda harus menghadapinya. Anda tidak sabar menunggu sampai pertandingan besok ketika ada sesuatu yang penting pada hari itu. Saya yakin mereka berpikir seperti itu juga," kata Ferguson.
MU sendiri akan berambisi sekuat tenaga membuat City tetap nirgelar. Meski dengan pembelian besar-besaran pada musim panas lalu, City kini tengah melaju dengan cukup menjanjikan dan menempati posisi empat Liga Premier. Hal itu patut diwaspadai.
"Kami ingin memenangi semua trofi. Tapi kami tak bisa memenangi semuanya dan kendati kami tak bisa memilih siapa yang akan menang, tetap ada tim yang lebih kami sukai untuk jadi juara ketimbang tim lainnya. Kami tak mau ada di bawah City. Semua pemain merasa begitu. Bahkan pendatang baru berusia 21 tahun di klub pun akan merasakan hal yang sama," ujar Paul Scholes.
Armada Setan Merah dipastikan akan turun dengan kekuatan terbaiknya. Gengsi menjadi penguasa Manchester, setidaknya selama dua musim terakhir, tentunya akan menjadi taruhan utama The Fergie Babe's. Para pemain MU pun terlihat sudah terbiasa bermain tanpa kehadiran seorang Wayne Rooney. Nama-nama seperti Park Ji Sung, Nani, Gabriel Obertan, Hernandez, hingga Bebe pun diberi kesempatan untuk unjuk gigi.
Kualitas mereka pun sudah teruji saat menuai tiga kemenangan beruntun di laga sebelumnya. The Red Devils pun belakangan kian ngotot untuk mengakhiri laga dengan poin penuh. Park Ji Sung, yang menjadi pahlawan saat menundukkan West Brom mengajak rekan-rekannya untuk menjaga mood kemenangan yang sudah digenggam.
Di kubu City, optimistis Roberto Mancini untuk merebut kemenangan semakin menebal. Berakhirnya krisis internal yang dialami The Citizen, dan kepastian merumputnya kembali Carlos Tevez, membuat pria Italia itu yakin pasukannya akan melumat Setan Merah.
City baru saja meraih kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan tuan rumah West Bromwich Albion 2-0 di The Hawthorns, Minggu (7/11). Ini menjadi kebangkitan City setelah sebelumnya menelan tiga kali kekalahan berturut-turut. Mancini pun berhasrat skuadnya untuk meneruskan hasil positif tersebut guna membuka peluang baik ke peringkat kedua klasemen Liga Inggris.
"Sangat penting bisa memenangi pertandingan derby. Kami ada di posisi yang sangat baik sekarang. Kami bisa mendapatkan posisi kedua, mungkin setelah pertandingan," ujar Mancini.
Kehadiran Tevez dalam derby nanti tentunya membawa keuntungan besar bagi City. Hal itu sekaligus akan menjadi peringatan dini bagi Setan Merah untuk merapatkan barisan pertahanannya. Wajar saja, Tevez menjadi momok Setan Merah dalam beberapa kali pertemuan sebelumnya.
Catatan cukup apik juga dibuat pemain Argentina itu di Derby Manchester. Tiga gol berhasil dilesakkannya ke gawang mantan klubnya itu dalam lima kali pertemuan terakhirnya.
"Jika kami ulet dan Carlos bermain bagus, ada kesempatan bagi kami untuk menang. Dia adalah pemain yang fenomenal. Saya bisa bilang pemain terbaik yang pernah bermain dengan saya. Dia memimpin teladan tim. Dia tidak akan berkoar-koar saja namun memberikan bukti berupa kemenangan," sahut Joe Hart.
City butuh kemenangan bukan hanya terkait soal gengsi dan karena berlaga di depan publik sendiri. 'Manchester Biru' tentunya ingin mematahkan rekor buruk yang cuma menang sekali dalam lima laga terakhirnya.
Pertarungan antara Manchester City dan Manchester United belakangan ini selalu penuh dengan persaingan tingkat tinggi, bahkan aura permusuhan tetap bertahan hingga menit akhir laga. Rivalitas tinggi masih terus terpelihara dari musim ke musim. Dengan hanya berjarak tiga poin di klasemen sementara Liga Premier, pertemuan kedua tim yang akan berpanggungkan di City of Manchester Stadium, Kamis (11/11) dinihari WIB, tentunya akan sangat menarik untuk disimak. Pertandingan ketat, banyak gol, keras, penuh drama, rasanya bakal menjadi menu utama dalam derby Manchester kali ini.
Kubu Manchester United akan bertandang dengan penuh percaya diri. Apalagi saat ini para iblis Manchester itu sedang dalam kondisi yang sangat stabil. Meski di awal musim, pertahanan mereka bolong-bolong, bahkan sebenarnya masih terjadi hingga sekarang, namun mereka tetap jadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang musim.
Sementara tuan rumah Manchester City cenderung fluktuatif. Untungnya, 'paruh' mereka sedang menghadap ke atas setelah kemenangan 2-0 atas West Brom mengembalikan mereka ke trek positif setelah dua kali kalah berturut-turut.
Manajer MU Sir Alex Ferguson mengatakan, City akan menanggung beban mental saat menjamu skuadnya dalam derby panas nanti. Pernyataan Ferguson itu berdasarkan aksi belanja jor-koran City untuk membeli pemain-pemain ternama, namun hingga sekarang klub tersebut belum juga memperoleh gelar.
"Kami tahu jenis pengeluaran uang mereka. City telah membeli pemain lagi lima atau enam di musim panas dan mereka akan terus melakukan itu sampai mereka meraih sesuatu gelar," ujar Ferguson.
Pria Skotlandia ini sadar, City akan berupaya mati-matian untuk mengalahkan MU dalam laga nanti. "Anda tahu akan menjadi seperti itu, dan Anda harus menghadapinya. Anda tidak sabar menunggu sampai pertandingan besok ketika ada sesuatu yang penting pada hari itu. Saya yakin mereka berpikir seperti itu juga," kata Ferguson.
MU sendiri akan berambisi sekuat tenaga membuat City tetap nirgelar. Meski dengan pembelian besar-besaran pada musim panas lalu, City kini tengah melaju dengan cukup menjanjikan dan menempati posisi empat Liga Premier. Hal itu patut diwaspadai.
"Kami ingin memenangi semua trofi. Tapi kami tak bisa memenangi semuanya dan kendati kami tak bisa memilih siapa yang akan menang, tetap ada tim yang lebih kami sukai untuk jadi juara ketimbang tim lainnya. Kami tak mau ada di bawah City. Semua pemain merasa begitu. Bahkan pendatang baru berusia 21 tahun di klub pun akan merasakan hal yang sama," ujar Paul Scholes.
Armada Setan Merah dipastikan akan turun dengan kekuatan terbaiknya. Gengsi menjadi penguasa Manchester, setidaknya selama dua musim terakhir, tentunya akan menjadi taruhan utama The Fergie Babe's. Para pemain MU pun terlihat sudah terbiasa bermain tanpa kehadiran seorang Wayne Rooney. Nama-nama seperti Park Ji Sung, Nani, Gabriel Obertan, Hernandez, hingga Bebe pun diberi kesempatan untuk unjuk gigi.
Kualitas mereka pun sudah teruji saat menuai tiga kemenangan beruntun di laga sebelumnya. The Red Devils pun belakangan kian ngotot untuk mengakhiri laga dengan poin penuh. Park Ji Sung, yang menjadi pahlawan saat menundukkan West Brom mengajak rekan-rekannya untuk menjaga mood kemenangan yang sudah digenggam.
Di kubu City, optimistis Roberto Mancini untuk merebut kemenangan semakin menebal. Berakhirnya krisis internal yang dialami The Citizen, dan kepastian merumputnya kembali Carlos Tevez, membuat pria Italia itu yakin pasukannya akan melumat Setan Merah.
City baru saja meraih kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan tuan rumah West Bromwich Albion 2-0 di The Hawthorns, Minggu (7/11). Ini menjadi kebangkitan City setelah sebelumnya menelan tiga kali kekalahan berturut-turut. Mancini pun berhasrat skuadnya untuk meneruskan hasil positif tersebut guna membuka peluang baik ke peringkat kedua klasemen Liga Inggris.
"Sangat penting bisa memenangi pertandingan derby. Kami ada di posisi yang sangat baik sekarang. Kami bisa mendapatkan posisi kedua, mungkin setelah pertandingan," ujar Mancini.
Kehadiran Tevez dalam derby nanti tentunya membawa keuntungan besar bagi City. Hal itu sekaligus akan menjadi peringatan dini bagi Setan Merah untuk merapatkan barisan pertahanannya. Wajar saja, Tevez menjadi momok Setan Merah dalam beberapa kali pertemuan sebelumnya.
Catatan cukup apik juga dibuat pemain Argentina itu di Derby Manchester. Tiga gol berhasil dilesakkannya ke gawang mantan klubnya itu dalam lima kali pertemuan terakhirnya.
"Jika kami ulet dan Carlos bermain bagus, ada kesempatan bagi kami untuk menang. Dia adalah pemain yang fenomenal. Saya bisa bilang pemain terbaik yang pernah bermain dengan saya. Dia memimpin teladan tim. Dia tidak akan berkoar-koar saja namun memberikan bukti berupa kemenangan," sahut Joe Hart.
City butuh kemenangan bukan hanya terkait soal gengsi dan karena berlaga di depan publik sendiri. 'Manchester Biru' tentunya ingin mematahkan rekor buruk yang cuma menang sekali dalam lima laga terakhirnya.
0 komentar:
Post a Comment