skip to main |
skip to sidebar
Posted by khosimjo
Wednesday, November 3, 2010
0 comments
KLATEN - Erupsi atau fenomena keluarnya magma dari dalam bumi sepertinya akan terus terjadi dari puncak Gunung Merapi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) melansir erupsi akan terus terjadi sampai malam ini.
Kepala Seksi BPPTK Sri Sumartie menjelaskan, erupsi yang terjadi sejak 14.44 WIB hingga malam ini masih terjadi.
“Interval antara erupsi yang satu dengan lainnya sekira 90 menit,” kata Sri saat dikonfirmasi
BPPTK beralasan keluarnya magma tersebut akibat tingginya aktivitas gunung teraktif di dunia ini. Atas imbauan tersebut, warga diminta untuk mengungsi di posko dan berada lebih dari 10 kilometer.
Sehingga di dalam radius kurang dari 10 meter tersebut, harus dikosongkan dan bebas dari makhluk hidup. Ini dilakukan agar tidak terjadi korban jiwa ketika awan panas menerjang wilayah tersebut.
Sementara itu, erupsi pada Rabu sore ini terlihat terbesar sejak meletus pada 26 Oktober lalu. Sehingga petugas harus ekstra kerja keras untuk mengungsingkan warga.
Bahkan tim evakuasi diberi hak untuk mengevakuasi paksa warga yang masih berada di dalam rumah. Sementara itu, banjir lahar dingin juga mulai terjadi di Kali Woro.
BPPTK pun mengimbau agar warga yang tinggal di pinggiran sungai untuk tidak mendekat dan tetap waspada. Sehingga tidak menimbulkan korban jiwa akibat banjir lahar dingin ini.
0 komentar:
Post a Comment