Lulusan TIK Diarahkan Wirausaha

Lulusan teknologi komunikasi dan informatika harus diubah orientasinya dari karyawan menjadi wirausaha. Potensi lulusan teknologi informasi dan komunikasi untuk menjadi wirausaha saat ini terbuka lebar. Besarnya peluang tersebut dapat terlihat dari fenomena saat ini yang menunjukkan bahwa sebagian besar software house yang berkembang pesat sekarang, sebelumnya berasal dari usaha kecil menengah.
Hal itu dikatakan Director Politeknik Telkom Budi Sulistyo di sela pelatihan E-Commerce Bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) Binaan Telkom, di Laboratorium Politeknik Telkom, Jln Telekomunikasi, terusan Buah Batu, Bandung, Selasa (30/11). Saat ini terdapat imej di masyarakat yang menganggap bahwa lahan pekerjaan lulusan perguruan tinggi teknik adalah bekerja di perusahaan orang lain. Padahal banyak sekali potensi wirausaha yang bisa digarap oleh lulusan TIK termasuk usaha kecil menengah.
Dia mengatakan, sebagian besar perusahaan software di dunia, awalnya berasal dari usaha kecil menengah. Usaha tersebut kemudian berkembang pesat bahkan bisa mencapai taraf dunia. “Misalnya saja google, facebook, personel edu, dan akar interaktif,” ujarnya.
Menurut Budi, usaha tersebut juga membutuhkan modal yang sangat murah yaitu berbekal note book dan jaringan telekomunikasi. “Sisanya adalah brainware dari pelaku UKM bagaiman dia bisa mengembangkan sebuah konten yang dibutuhkan pasar,” kata dia.
Namun saat ini, menurut dia, banyak lulusan TIK yang tidak memiliki minat untuk berwirausaha. Padahal lapangan pekerjaan yang disediakan oleh pemerintah maupun perusahaan swasta sangat terbatas. Untuk itulah Politeknik Telkom akan memasukkan praktik kerja di UKM ke dalam kurikulum yang dipelajari mahasiswa. Rencananya kurikulum tersebut akan dimulai pada tahun ajaran 2011. “Hal ini bertujuan agara mahasiswa mendapatkan bayangan bagaimana cara menjadi pelaku UKM di bidang TIK,” ujarnya.
Selain itu, Budi berkata, para mahasiswa juga akan diminta untuk membantu pelaku UKM untuk memasarkan produknya ke seluruh dunia melalui internet. “Mahasiswa akan dilatih aplikasi akuntansi Bonastoco yang telah dikembangkan oleh Telkom,” ujarnya.
Sementara itu Manajer pembinaan UKM Telkom Community Development Centre (TCDC) Eddy Mulyatno, mengatakan Bonastoco ini merupakan sebuah aplikasi akuntansi yang bisa digunakan untuk membantu pencatatan dan transaksi produk-produk UKM. Saat ini pelaku UKM memiliki kelemahan dalam pencatatan yang masih menggunakan sistem konvensional. “Dengan aplikasi ini bisa melakukan beberapa proses akuntansi sekaligus dalam sekali input data,” katanya

0 komentar:

Post a Comment