Banjir kepung Quensland

Banjir Kepung Kota Toowoomba

BANJIR telah meluas ke wilayah timur laut Australia yakni Brisbane. Hujan dengan intensitas 343 milimeter melanda Brisbane dan kota kecil di sekitarnya seperti Toowoomba. Derasnya hujan tidak saja membuat air sungai meluap, tapi juga menyebabkan banjir bercampur lumpur.
Warga Toowoomba panik dengan banjir yang selama 1 jam menyapu kota mereka itu. Mereka berlarian menyelamatkan diri hingga bergelantungan di pohon, di atap bangunan, dan di atap kendaraan besar seperti kontainer.
Banjir menyeret kendaraan di ruas jalan sehingga beberapa kendaraan tersangkut di pohon. Sedikitnya dua warga yang sedang berjalan kaki tewas terseret arus air.
"Kami mendapat puluhan telepon permintaan bantuan darurat dari orang-orang yang terjebak di kendaraan maupun dari para pejalan kaki. Banjir ini terjadi begitu cepat sehingga tidak ada peringatan dini," ujar Deputi Komisioner Kepolisian Queensland Ian Stewart.
Air bercampur lumpur tebal juga merendam banyak gedung perkantoran dan hotel di Toowoomba. Beberapa warga mencoba menghalangi banjir masuk ke dalam rumah mereka dengan meletakkan karung pasir di depan pintu, namun kurang berhasil.
Pemerintah setempat telah mulai mengevakuasi warga Toowoomba. "Mobil-mobil di jalan hanyut terbawa banjir, air masuk ke gedung-gedung dan rumah penduduk. Semuanya terjadi sangat cepat," jelas salah satu warga Toowoomba, Sarah Gordon.
Kota Dalby, yang juga terletak di wilayah Brisbane, ikut mengalami banjir yang membuat warganya dievakuasi ke dataran yang lebih aman dan tinggi. Air Sungai Myall meluap memenuhi ruas-ruas jalan akibat hujan deras yang mengguyur Dalby hanya dalam waktu 24 jam. Wali Kota Dalby, Ray Brown, mengatakan sekitar 100 rumah warganya terendam air berlumpur. Pihaknya kemudian membagikan bantuan kepada semua warga mencakup karung pasir untuk pertahanan dari serangan banjir, pasokan makanan, dan obat-obatan.
Banjir ini menjadi perpanjangan drama penderitaan Australia akibat hujan deras yang berlangsung sejak November 2010 dan telah menewaskan 11 warga. Banjir itu sangat merugikan Australia karena dibutuhkan waktu lama untuk berbenah setelah semua kegiatan perekonomian lumpuh, termasuk 40 pertambangan batu bara di Queensland.

0 komentar:

Post a Comment