Produksi Susu Kedelai, Badan Sehat Rejeki Lancar
1.Sortasi dan Pencucian biji kedelai
Sortasi dilakukan untuk membuang benda asing /kotoran,dan biji kedelai yang rusak. Biji kedelai dicuci dengan air mengalir beberapa kali sampai air bekas cucian bening dan kedelai nampak bersih. Pencucian sebelum perendaman dapat mengurangi jumlah bakteri yang ada pada biji kedelai.
2.Perendaman dengan air biasa atau air soda
Perendaman bertujuan agar biji kedelai menyerap air sehingga lebih lunak, mudah digiling dan lebih cepat matang ketika dimasak . Perendaman juga melarutkan oligosakarida penyebab kembung.
Volume air yang digunakan untuk merendam adalah 2-3x volume kedelai.
Perendaman dengan air dilakukan selama 6-10 jam, jika diluar selang
waktu tersebut susu kedelai yang dihasilkan kurang enak.
Setelah perendaman, kedelai akan memiliki berat 2 x lipat karena biji
kedelai menyerap air selama perendaman. Proses perendaman dapat juga
dilakukan dalam air soda 0,25-0,50% selama 15 menit. Setelah direndam
kedelai ditiriskan dan dicuci lagi 2-3x.
3.Blanching atau pemanasan sesaat
Blanching dilakukan dengan cara merebus/mengukus biji selama sekitar 10 menit. Tujuan Blanching sebelum ekstraksi atau penggilingan adalah menginaktifkan enzim penyebab bau langu sehingga bau langu dapat diminimalisir.
4.Penggilingan atau penghancuran biji kedelaiBlanching dilakukan dengan cara merebus/mengukus biji selama sekitar 10 menit. Tujuan Blanching sebelum ekstraksi atau penggilingan adalah menginaktifkan enzim penyebab bau langu sehingga bau langu dapat diminimalisir.
Penggilingan biji kedelai bertujuan memudahkan ekstraksi sari kedelai. Alat yang digunakan untuk menggiling bisa berupa blender biasa, atau menggunakan mesin penggiling kedelai dari batu atau dengan hammer mill.
Air yang digunakan untuk memblender adalah air hangat bersuhu 60-70oC
dengan perbandingan 1 kg kedelai: 6-10 liter air. Penggilingan dengan
air panas akan menonaktifkan penyebab bau langu yaitu sebagian enzim
lipoksidase dan tripsin inhibitor.
5.PenyaringanProses ini bertujuan memisahkan ampas dengan sarinya. Penyaringan dapat dilakukan dengan saringan, kain blacu, alat pengepres, atau dengan alat decanter sentrifuge. Namun ada juga mesin pengolah susu kedelai yang sudah menyediakan fasilitas penyaringan. Penyaringan dapat memisahkan serat tidak larut air penyebab rasa berkapur pada susu kedelai. Ampas hasil saringan dapat diperas kembali 1-2x untuk meningkatkan hasil.
6.Pemanasan
Pemanasan dapat dilakukan satu atau dua tahap yaitu pasteurisasi dan sterilisasi. Suhu pasteurisasi berkisar antara 60-90 oC, selama beberapa menit. Misalnya jika suhunya 63oC maka waktunya 30 menit, atau jika menggunakan suhu lebih tinggi misalnya 85oC, maka waktunya lebih cepat menjadi 3 menit saja. Jika susu akan segera dikonsumsi pemanasan cukup dengan pasteurisasi saja, namun jika ingin dibotolkan agar awet beberapa hari maka pemanasan perlu ditambah dengan sterilisasi.
Pemanasan bertujuan membunuh mikroba pathogen, menonaktifkan sisa enzim
penyebab bau langu dan zat anti gizi. Jika akan dijual dalam botol,
dapat dilakukan pemanasan lagi dengan merebus botol beserta isinya pada
suhu minimal 80oC atau hingga mendidih selama 25 menit. Selama pemanasan
susu kedelai harus diaduk terus untuk mencegah penggumpalan dan agar
tidak gosong.
7.Pengemasan
Pengemasan merupakan tahap yang penting. Bahan pengemas susu kedelai bisa berupa plastik, botol cup atau botol gelas. Plastik untuk mengemas susu kedelai bisa jenis HDPE. Jika menggunakan plastik, sebaiknya susu kedelai dikemas dalam keadaan dingin, agar tidak terjadi perpindahan materi dari plastik ke susu.
Susu yang diisikan kedalam botol seharusnya tidak penuh tetapi
sisakan 10% dari volume botol, kemudian tutup botol dengan mesin penutup
botol lalu lakukan sterilisasi dengan cara merebus botol beserta
isinya pada suhu minimal 80oC selama 30 menit.Pengemasan merupakan tahap yang penting. Bahan pengemas susu kedelai bisa berupa plastik, botol cup atau botol gelas. Plastik untuk mengemas susu kedelai bisa jenis HDPE. Jika menggunakan plastik, sebaiknya susu kedelai dikemas dalam keadaan dingin, agar tidak terjadi perpindahan materi dari plastik ke susu.
0 komentar:
Post a Comment